- Back to Home »
- Biodata Seseorang »
- Biodata Charles Darwin - Penemu Teori Revolusi
Posted by : My Portfolio
Jumat, 17 Mei 2013
Halo Gan ,Siapa Yang Disini yang tak kenal Charles Darwin si Penemu teori revolusi. yang cari sini cari situ yang nyariin biodata charles darwin disini ya
Biodata Charles Darwin - Penemu Teori Revolusi
Darwin mulai berangkat berlayar di atas kapal Beagle tahun 1831. Waktu itu umurnya baru dua puluh dua tahun. Dalam masa pelayaran lima tahun, kapal Beagle mengarungi dunia, menyelusuri pantai Amerika Selatan dalam kecepatan yang mengasyikkan, menyelidiki kepulauan Galapagos yang sunyi terpencil, mengambah pulau-pulau di Pacifik, di Samudera Indonesia dan di selatan Samudera Atlantik. Dalam perkelanaan itu, Darwin menyaksikan banyak keajaiban-keajaiban alam, mengunjungi suku-suku primitif, menemukan jumlah besar fosil-fosil, meneliti pelbagai macam tetumbuhan dan jenis binatang. Lebih jauh dari itu, dia membuat banyak catatan tentang apa saja yang lewat di depan matanya. Catatan-catatan ini merupakan bahan dasar bagi hampir seluruh karyanya di kemudian hari. Dari catatan-catatan inilah berasal ide-ide pokoknya, dan kejadian-kejadian serta pengalamannya jadi penunjang teori-teorinya.
1. Perjalanan dengan Beagle
Survai Beagle berlangsung lima tahun. Darwin menghabiskan dua pertiga dari waktunya ini untuk menjelajani daratan. Ia
menyelidiki beraneka ragam penampilan geologis, fosil dan organisme hidup, dan
menjumpai beraneka ragam manusia, baik masyarakat pribumi maupun kolonial.
Secara metodik ia mengumpulkan sejumlah besar spesimen, banyak di antaranya
baru bagi ilmu pengetahuan. Hal ini mengukuhkan reputasinya sebagai seorang
naturalis dan menjadikannya salah seorang perintis dalam bidang ekologi,
khususnya pemahaman tentang biokoenosis. Catatan-catatan terincinya yang
panjang lebar memperlihatkan karunianya untuk membangun teori dan membentuk
dasar bagi pekerjaannya di kemudian hari, serta memberikan pemahaman
antropologis sosial, politik yang mendalam tentang daerah-daerah yang
dikunjunginya.
Dalam pelayaran itu, Darwin membaca buku Charles Lyell, Principles of
Geology (Prinsip-prinsip Geologi), yang menjelaskan penampilan geologis sebagai
akibat dari proses bertahap selama berbagai periode yang panjang, dan menulis
surat kepada keluarganya bahwa ia menyaksikan bentuk-bentuk tanah "seolah-olah
ia mempunyai mata Lyell": ia melihat dataran-dataran dari lapisan tipis
(shingle) yang terjal dan kerang-kerang di Patagonia sebagai pantai-pantai yang
menaik. Di Chile ia mengalami gempa bumi dan mencatat dasar-dasar laut dengan
kerang yang terdampar di atas pasang yang tinggi yang memperlihatkan bahwa
tanah itu telah menaik; dan bahkan pada tempat-tempat yang tinggi di Andes, ia dapat mengumpulkan kerang-kerang laut. Ia membuat teori bahwa
atol-atol karang membentuk pada gunung-gunung vulkanik yang tenggelam, sebuah
gagasan yang ia lihat dikukuhkan ketika Beagle menyelidiki Kepulauan Cocos
(Keeling).
Di Amerika Selatan ia menemukan fosil-fosil mamalia raksasa yang telah
punah, teermasuk megatheria dan gliptodon dalam lapisan-lapisan yang tidak
memperlihatkan tanda-tanda katastrofi ataupun perubahan iklim. Sesekali ia
mengangggap mereka serupa dengan spesies-spesies di Afrika, tetapi setelah
pelayaran Richard Owen memperlihatkan bahwa sisa-sisa itu berasal dari
binatang-binatang yang terkait dengan makhluk-makhluk hidup di tempat yang
sama. Di Argentina dua spesies dari rhea mempunyai wilayah-wilayah yang
terpisah namun bertumpang tindih. Di Kepulauan Galápagos Darwin menemukan bahwa
mockingbird berbeda dari satu pulau ke pulau lainnya, dan ketika kembali ke
Britania kepadnya diperlihatkan bahwa kura-kura Galápagos tortoise dan
burung-burung finch juga berbeda-beda spesiesnya tergantung pada masing-masing
pulau yang mereka huni. Binatang berkantung Australia kanguru tikus dan
platipus adalah binatang-binatang yang sangat aneh sehingga ia berpikir
"Orang yang tidak percaya ... mungkin akan berkata 'Pastilah dua Pencipta
yang berbeda telah bekerja'." Ia dibingungkan oleh apa yang dilihatnya,
dan ssementara dalam edisi pertama dari The Voyage of the Beagle (Pelayaran di
Beagle) ia menjelaskan distribusi spesies berdasarkan gagasan Charles Lyell
tentang "pusat-pusat ciptaan", dalam edisi-edisi yang belakangan dari
Journal ini, ia mulai membayangkan penggunaan fauna Kepulauan Galápagos sebagai
bukti untuk evolusi: "orang mungkin benar-benar menduga bahwa dari
sejumlah kecil burung yang asli di kepulauan ini, satu spesies telah diambil
dan dimodifikasi untuk tujuan-tujuan yang berbeda."
Tiga orang misionaris pribumi dikembalikan oleh Beagle ke Tierra del Fuego. Mereka telah diberadabkan di Inggris selama dua tahun,
namun sanak keluarga mereka di mata Darwin tampak "liar", sedikit di atas binatang. Dalam waktu setahun,
para misionaris itu telah kembali ke kehidupan mereka yang keras dan primitif,
namun mereka lebih menyukainya dan tidak ingin kembali ke dunia yang beradab.
Pengalaman ini dan penolakan Darwin terhadap perbudakan dan berbagai perlakuan
yang tidak manusiawi lainnya yang dilihatnya di tempat-tempat lain, seperti
misalnya perlakuan buruk terhadap kaum pribumi oleh para kolonis Inggris di
Tasmania meyakinkannya bahwa tidak ada pembenaran moral apapun untuk
memperlakukan orang lain dengan buruk berdasarkan konsep ras. Kini ia
berpendapat bahwa umat manusia tidaklah terlalu jauh dari binatang, berbeda
dengan apa yang diyakini oleh teman-temannya kaum agamawan.
Sejak usia 12 hingga 17 tahun, Newton mengenyam pendidikan di sekolah The Kings School yang terletak di Grantham
(tanda tangannya masih terdapat di perpustakaan sekolah). Keluarganya
mengeluarkan Newton dari sekolah dengan alasan agar dia menjadi petani saja, bagaimanapunNewton terlihat tidak menyukai pekerjaan barunya. Tapi pada akhirnya setelah
meyakinkan keluarga dan ibunya dengan bantuan paman dan gurunya, Newton dapat menamatkan sekolah
pada usia 18 tahun dengan nilai yang memuaskan.
Sementara di kapal, Darwin mengalami mabuk laut. Pada Oktober 1833 ia mendapat demam di Argentina, dan
pada Juli 1834, ketika kembali dari pegunungan Andes ke Valparaíso, ia jatuh
sakit dan terpaksa tinggal di tempat tidur selama sebulan. Sejak 1837 Darwin berulang-ulang menderita
sakit perut, muntah-muntah, bisul yang parah, jantung berdebar-debar, gemetaran
dan berbagai gejala lainnya. Semua gejala ini khususnya mempengaruhinya pada
saat-saat ia merasa tertekan, seperti misalnya ketika menghadiri
pertemuan-pertemuan atau berhadapan dengan pertikaian mengenai teorinya.
Penyebab penyakit Darwin tidak diketahui pada masa hidupnya, dan berbagai upaya untuk merawatnya
tidak banyak berhasil. Spekulasi baru-baru ini menyebutkan bahwa di Amerika
Selatan ia terkena penyakit Chagas karena gigitan serangga, yang menyebabkan
berbagai masalah belakangan. Penyebab lainnya yang mungkin antara lain adalah
masalah-masalah psiko-biologis dan penyakit Ménière.
2. Karier dalam ilmu pengetahuan, pembentukan teori
Ketika masih dalam pelayaran, Henslow dengan hati-hati memperkuat reputasi
bekas muridnya dengan memberikan kepada sejumlah naturalis terpilh akses kepada
contoh-contoh fosil dan salinan-salinan tercetak tulisan-tulisan geologis Darwin. Ketika Beagle kembali pada 2 Oktober 1836, Darwintelah menjadi terkenal di kalangan ilmiah. Ia mengunjungi keluarganya
di Shrewsbury dan ayahnya mengembangkan tabungan agar Darwin dapat menjadi seorang
ilmuwan yang didukung dengan dananya sendiri. Kemudian Darwin pergi ke Cambridge dan membujuk Henslow
agar mengerjakan deskripsi botanis tentang tanaman-tanaman modern yang telah
dikumpulkannya. Setelah itu Darwinberkeliling ke
lembaga-lembaga di London untuk mencari naturalis terbaik yang ada untuk
menggambarkan koleksi-koleksinya yang lain untuk penerbitan pada waktu yang
tepat. Charles Lyell yang sangat bersemangat menemui Darwin pada 29 Oktober dan
memperkenalkannya kepada Richard Owen seorang ahli anatomi yang sedang naik
daun. Setelah mengerjakan koleksi tulang-tulang fosil Darwin pada Perhimpunan Ahli
Bedah Kerajaan-nya, Owen menimbulkan kejutan besar dengan mengungkapkan bahwa
sebagian daripadanya berasal dari tikus-tikus dan sejenis binatang merayap
raksasa yang telah musnah. Hal ini meningkatkan reputasi Darwin. Dengan dukungan Lyell yang antusias, Darwin menyampaikan makalahnya
yang pertama kepada Perhimpunan Geologis London pada 4 Januari 1837, dan
mengatakan bahwa tanah Amerika Selatan pelan-pelan sedang menaik. Pada hari
yang sama Darwin menyajikan contoh-contoh mamalia dan burungnya kepada Perhimpunan Zoologis London. Binatang-binatang mamalia itu diambil oleh George R. Waterhouse.
Meskipun burung-burung itu kelihatannya seperti pemikiran yang baru muncul
belakangan, John Gould, seorang ahli burung mengungkapkan bahwa apa yang
disangka Darwin sebagai "wren", burung-burung hitam, dan finch yang
agak berbeda-beda dari Galápagos semuanya adalah finch, tetapi masing-masing
merupakan spesies yang berbeda. Yang lainnya di Beagle termasuk FitzRoy juga
telah mengumpulkan burung-burung ini dan lebih cermat dengan catatan-catatan
mereka, hingga memungkinkan Darwin menemukan dari pulau mana masing-masing spesies itu berasal.
Di London Charles tinggal dengan saudaranya, Erasmus, seorang pemikir
bebas. Pada pesta-pesta jamuan makan ia berjumpa dengan sejumlah savant yang
berpendapat bahwa Tuhan telah menetapkan kehidupan sebelumnya dengan
hukum-hukum alam, ketimbang dengan ciptaan-ciptaan yang ajaib untuk sementara.
Sahabat saudaranya, Nn. Harriet Martineau adalah seorang penulis yang
cerita-ceritanya mempromosikan pembaruan-pembaruan Hukum orang miskin Whig
Malthusian. Kalangan ilmiah heboh dengan gagasan-gagasan tentang transmutasi
spesies yang secara kontroversial dikaitkan dengan kehebohan Radikal. Darwin lebih suka akan
teman-temannya yang terhormat, para profesor Cambridge, meskipun gagasan-gagasannya melampaui keyakinan mereka bahwa
sejarah alam harus membenarkan agama dan tatanan sosial.
Pada 17 Februari 1837, Lyell menggunakan pidato kepresidenannya di
Perhimpunan Geografis untuk menyajikan temuan-temuan Owen untuk menentukan
tanggal fosil-fosil Darwin, dan menunjukkan inferensi bahwa spesies-spesies
dari binatang-binatang yang telah pu nah itu terkait dengan spesies-spesies
dari yang ada sekarang di tempat yang sama. Pada pertemuan yang sama Darwin terpilih menjadi anggota
Dewan Perhimpunan itu. Ia sudah diundang oleh FitzRoy untuk menyumbangkan
tulisan dalam Journal berdasarkan catatan-catatan lapangannya sebagai bagian
sejarah alam tentang laporan kapten dari pelayaran Beagle. Kini ia tenggelam
dalam penulisan buku mengenai geologi Amerika Selatan. Pada saat yang sama ia
berspekulasi tentang transmutasi dalam Buku Catatan Merah-nya yang telha
dimulainya di atas Beagle. Sebuah proyek lain yang dimulainya mendapatkan
laporan-laporan para ahli tentang koleksinya yang diterbitkan sebagai rangkaian
terbitan Zoology of the Voyage of H.M.S. Beagle (Zoologi dari Pelayaran H.M.S.
Beagle), dan Henslow menggunakan kontak-kontaknya untuk mengatur pemberian
sebesar £1,000 dari Perbendaharaan untuk mensponsorinya.Darwin menyelesaikan penulisan Journal-nya sekitar 20 Juni ketika Raja William IV
meninggal dunia dan zaman Victoria dimulai. Pada pertengahan Juli ia memulai buku catatan "B"-nya
yang rahasia tentang transmutasi, dan mengembangkan hipotesis bahwa di mana
setiap pulau dari Kepulauan Galápagos mempunyai jenis kura-kuranya sendiri,
semuanya itu berasal dari satu spesies kura-kura dan telah menyesuaikan diri
dengan pulau-pulau yang berlainan dalam cara yang berbeda-beda.
Layak dicatat, teori Darwin dirumuskan tanpa
sandaran teori genetik apa pun atau bahkan dia tak tahu-menahu mengenai
pengetahuan itu. Di masa Darwin, tak seorang pun
faham ihwal khusus bagaimana suatu generasi berikutnya. Meskipun Gregor Mendel
sedang merampungkan hukum-hukum keturunan pada tahun-tahun berbarengan dengan
saat Darwin menulis dan menerbitkan bukunya yang membikin sejarah, hasil karya Mendel
yang menunjang teori Darwin begitu sempurnanya, Mendel nyaris sepenuhnya tak diacuhkan orang sampai
tahun 1900, saat teori Darwinsudah begitu mapan
dan mantap. Jadi, pengertian modern kita perihal evolusi --yang merupakan
gabungan antara ilmu genetik keturunan dengan hukum seleksi alamiah-- lebih
lengkap ketimbang teori yang disodorkan Darwin.
Pengaruh Darwin terhadap
pemikiran manusia dalam sekah. Dalam kaitan dengan ilmu pengetahuan murni,
tentu saja, dia sudah melakukan tindak revolusioner semua aspek bidang biologi.
Seleksi alamiah betul-betul punya prinsip yang teramat luas serta mendasar, dan
pelbagai percobaan sudah dilakukan penerapannya di pelbagai bidang-seperti
antropologi, sosiologi, ilmu politik dan ekonomi.
Bahkan barangkali
pengaruh Darwin lebih penting terhadap pemikiran agama ketimbang terhadap segi ilmu
pengetahuan atau sosiologi. Pada masa Darwin dan bertahun-tahun sesudahnya, banyak penganut setia Nasrani percaya bahwa
menerima teori Darwin berarti menurunkan derajat kepercayaan terhadap agama. Kekhawatiran mereka
ini barangkali ada dasarnya biarpun jelas banyak sebab faktor lain yang jadi
lantaran lunturnya kepercayaan beragama. (Darwin sendiri menjadi seorang sekuler).
Bahkan atas dasar
sekuler, teori Darwin mengakibatkan perubahan besar pada cara manusia dalam hal mereka memikirkan
ihwal dunia mereka (bangsa manusia itu tampaknya) secara keseluruhan tidak lagi
menduduki posisi sentral dalam skema alamiah alam makhluk sebagaimana tadinya
mereka akukan. Kini kita harus memandang diri kita sebagai salah satu bagian
saja dari sekian banyak makhluk dan kita mengakui adanya kemungkinan bahwa
sekali tempo akan tergeser. Akibat dari hasil penyelidikan Darwin, pandangan Heraclitus yang berkata, "Tak ada yang permanen
kecuali perubahan" menjadi diterima secara lebih luas. Sukses teori
evolusi sebagai penjelasan umum mengenai asal-usul manusia telah lebih
mengokohkan kepercayaan terhadap kemampuan ilmu pengetahuan menjawab segala
pertanyaan dunia fisik (walaupun tidak semua persoalan manusia dan
kemanusiaan). Istilah Darwin, "Yang kuat mengalahkan yang lemah" dan
"Pergulatan untuk hidup" telah masuk menjadi bagian kamus kita.
Memang teori Darwin akan terjelaskan juga
walau misalnya Darwin tak pernah hidup di dunia. Apalagi diukur dari apa yang sudah dihasilkan
Wallace, hal ini amat mengandung kebenaran, lebih dari ihwal siapa pun yang
tertera di dalam daftar buku ini. Namun, adalah tulisan-tulisan Darwin yang telah
merevolusionerkan biologi dan antropolgi dan dialah yang telah mengubah
pandangan kita tentang kedudukan manusia di dunia.
Thank For Reading





